Yogyakarta – Direktorat Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan Webinar Kesehatan Holistik bertajuk “Membangun Rasa Aman dan Resiliensi dalam Menghadapi Tantangan Pekerjaan” pada Rabu, 21 Oktober 2026. Acara yang ditujukan bagi dosen dan tenaga kependidikan UII ini menghadirkan narasumber seorang Psikolog sekaligus Praktisi Kesehatan Mental yaitu Olphi Disya Arinda, M.Psi., Psikolog.
Dalam pemaparannya, Disya menekankan bahwa sehat secara mental bukan berarti bebas dari stres, melainkan kemampuan seseorang untuk mengelola tekanan secara produktif. Mengutip definisi WHO, kesehatan mental ditandai dengan kondisi sejahtera saat seseorang menyadari potensinya, mampu mengatasi tekanan, bekerja secara produktif, serta berkontribusi positif bagi lingkungannya.
Lebih lanjut, narasumber mengidentifikasi dua jenis stres di dunia kerja, yaitu eustress (stres positif jangka pendek yang memotivasi) dan distress (stres negatif yang memicu kecemasan hingga berisiko depresi). Berbagai pemicu distress di tempat kerja meliputi beban kerja berlebihan, instruksi yang membingungkan, kurangnya empati antarrekan kerja (social loafing), hingga minimnya apresiasi serta peluang pengembangan diri.
Sebagai solusinya, webinar ini mengupas tuntas pentingnya membangun resiliensi — yaitu kemampuan untuk bangkit kembali (bouncing back) secara sehat setelah dihantam tekanan. Pembentukan resiliensi dipengaruhi oleh lingkungan yang stabil, dukungan sosial (support system), kepercayaan diri, serta cara seseorang memaknai pengalaman hidup. Individu yang resilien cenderung berorientasi pada solusi, optimis, dan tidak ragu meminta bantuan saat membutuhkan.
Pada sesi tanya jawab interaktif, peserta diajak membedakan penanganan stres:
- Strategi Self-Care: Menerima kenyataan tanpa bersikap denial, memahami keterbatasan diri, serta melangkah kecil secara konsisten. Dalam menghadapi lingkungan kerja toxic, disarankan untuk fokus pada hal-hal yang dapat dikontrol dan tidak perlu membalas gosip.
- Bantuan Profesional: Ketika tubuh sudah menunjukkan sinyal stres bawah sadar atau merasa tidak bisa berfungsi lagi (kondisi seperti zombie), penanganan harus segera dialihkan ke psikolog atau psikiater.
Sebagai tindak lanjut, panitia mengimbau seluruh peserta untuk memanfaatkan layanan konseling pegawai yang telah disediakan oleh Direktorat SDM UII.
Baca artikel terkait kami:
- Rahasia Bekerja Lillah Tanpa Lelah dengan Menata Niat untuk Mengabdi (23 April 2026)
- Kesehatan Kulit sebagai Cerminan Kesehatan Tubuh (27 Agusutus 2026)
Ikut kami di media sosial.
![]()










