Tag Archive for: yogyakarta

Yogyakarta, 12 Desember 2025 – Dalam rangka memastikan akurasi data dan menjamin pemenuhan hak-hak kepegawaian yang berkaitan dengan status tanggungan pegawai UII, Direktorat Sumber Daya Manusia (SDM)/Sekolah Kepemimpinan UII menggelar acara Sosialisasi Aplikasi UIITanggungan secara daring pada Jumat (12/12). Fokus utama sosialisasi ini adalah memperkenalkan sistem baru dalam ekosistem UII Gateway untuk mengelola data keluarga secara terintegrasi. Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Pengembangan Karier, Prof. Dr. Zaenal Arifin, M.Si., membuka acara tersebut secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya integrasi data dengan sistem perpajakan, terutama terkait Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). PTKP merupakan batasan nominal pendapatan yang tidak dikenai pajak penghasilan, sehingga validitas data keluarga menjadi kunci dalam ketepatan perhitungan manfaat karyawan.

Sinergi untuk Validitas Data

Direktur Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan, Ike Agustina, S.Psi., M.Psi., Psi., turut memberikan arahan strategis dalam sesi ini. Beliau menjelaskan tujuan utama peluncuran aplikasi tersebut bagi seluruh karyawan. Karyawan kini dapat memperbarui dan mengelola informasi tanggungan mereka secara mandiri dan real-time. Langkah ini sangat penting untuk memastikan kelancaran distribusi berbagai manfaat tunjangan. Oleh karena itu, Ike Agustina mendorong seluruh karyawan untuk segera melakukan pengecekan status data mereka melalui sistem. Pembaruan data yang tepat waktu akan mencegah kendala administratif di kemudian hari.

Kemudahan Akses dan Validasi Sistem

Sesi selanjutnya berfokus pada aspek teknis yang dipandu oleh Tim Pengembang Avengers. Duwi Haryanto, S.Kom. (Project Manager) dan Dhenta Ulung Wisesa, S.Kom. (UI/UX Designer) mendemonstrasikan antarmuka aplikasi yang ramah pengguna. Aplikasi ini memfilter anggota keluarga yang memenuhi syarat secara otomatis sesuai peraturan. Sesi terakhir adalah sesi diskusi interaktif, dimana berbagai pertanyaan peserta terkait prosedur pengajuan data dan proses validasi dijawab oleh tim.

Melalui kehadiran aplikasi ini, UII berharap proses administrasi kepegawaian menjadi lebih transparan, cepat, dan akurat. Sistem yang terintegrasi akan meminimalisasi kesalahan data manual yang sering terjadi sebelumnya. Selain itu, inovasi ini membuktikan komitmen kuat UII dalam memberikan pelayanan prima berbasis teknologi bagi seluruh karyawannya. Sinergi antara DSDM, DKA dan BSI ini diharapkan mampu menciptakan tata kelola data universitas yang semakin andal dan efisien di masa depan.

 

Apabila terdapat kendala, Ibu/Bapak dapat menyampaikan melalui tautan di bawah ini. Kemudian mohon tetap memantau solusi kendala tersebut pada tautan solusi.

Materi dapat diakses di bawah ini.

 

Baca artikel terkait kami:

Ikut kami di media sosial.

Loading

Yogyakarta, 9 Desember 2025 – Suasana penuh rasa kekeluargaan dan haru mewarnai acara Pelepasan Purna Tugas Dosen dan Tenaga Kependidikan Tetap Universitas Islam Indonesia (UII). Direktorat Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan UII menyelenggarakan kegiatan ini pada Selasa (9/12). Momentum ini menjadi bentuk apresiasi tertinggi universitas. UII sangat menghargai dedikasi panjang para abdi almamater yang telah memasuki masa purnakarya.

Pada periode ini, UII melepas 20 insan terbaiknya. Mereka terdiri dari 3 orang dosen dan 17 orang tenaga kependidikan (tendik). Acara bermula dengan sambutan dari Ketua Ikatan Keluarga Pegawai (IKP) UII, Drs. Achmad Tohirin, M.A., Ph.D.

Filosofi Pengabdian dari Maisyah hingga Jannah

Rektor UII, Bapak Fathul Wahid, memberikan pesan mendalam mengenai esensi pengabdian dalam sambutannya. Beliau menjabarkan fase perjalanan seorang abdi di UII melalui lima konsep utama. Konsep tersebut meliputi Maisyah (mencari nafkah yang halal), Berkah (kemanfaatan dari hasil kerja), dan Ukhuwah (persaudaraan yang terjalin). Selanjutnya, terdapat fase Husnul Khatimah atau mengakhiri masa tugas dengan baik. Perjalanan ini kemudian bermuara pada harapan meraih Jannah (surga Allah SWT).

Penyerahan Tanda Penghormatan dari Universitas Islam Indonesia

Gambar 1. Rektor UII, Bapak Fathul Wahid didampingi Prof. Dr. Zaenal Arifin, M.Si., menyerahkan bingkisan apresiasi kepada perwakilan purna tugas dalam acara pelepasan di kampus UII (9/12).

Sebagai bentuk penghormatan, Rektor UII menyerahkan bingkisan tali asih secara langsung kepada para purna tugas. Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Pengembangan Karier, Prof. Dr. Zaenal Arifin, M.Si., mendampingi beliau dalam prosesi ini.

Hikmah dalam Pelepasan Purna Tugas UII

Ir. Hastuti Saptorini, M.A. berhalangan hadir secara fisik. Namun, perwakilan dosen purna tugas dari Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan ini menyampaikan pesan melalui video. Beliau mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kesempatan mengabdi selama hampir empat dekade. Beliau merasa telah mendapatkan banyak pengalaman berharga selama masa pengabdian. Pengalaman tersebut termasuk kesempatan menempuh studi di luar negeri. Selain itu, beliau memperoleh ruang luas untuk memperdalam pemahaman agama Islam secara maksimal.

Sejalan dengan hal tersebut, perwakilan tendik, Bapak Joko Sugeng Prianto, S.IP., M.Hum., menyampaikan rasa bangga. Ia berasal dari unit Direktorat Perpustakaan. Ia berterima kasih atas kehormatan dapat mengabdi di kampus nasional tertua di Indonesia ini. Menurutnya, UII telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidupnya.

Acara semakin bermakna dengan pembekalan rohani bertema “Mensyukuri dan Menikmati Masa Pensiun”. Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc. menyampaikan materi tersebut. Beliau menekankan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari perjalanan. Sebaliknya, ini adalah fase untuk lebih banyak bersyukur dan memperbaiki diri.

“Masa pensiun adalah nikmat luar biasa yang wajib kita syukuri tanpa ada rasa kecewa atau menggerutu. Ini adalah saatnya kita melakukan hal yang lebih baik dari apa yang telah kita terima, memanfaatkan waktu senggang dengan sebaik-baiknya, dan tetap merasa bermanfaat bagi orang lain agar senantiasa diberikan keberkahan umur,” tutur Dr. Ir. Harsoyo.

Beliau juga menambahkan bahwa bergabung dengan UII memberikan manfaat besar. Salah satunya adalah memperdalam pemahaman agama. Oleh karena itu, masa purna tugas menjadi waktu yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Kita dapat menjalaninya dengan hati yang lapang dan bahagia.

 

Baca artikel terkait kami:

Ikut kami di media sosial :

Loading

Yogyakarta, 14 November 2025 – Rangkaian program kunjungan usaha bagi Purna Tugas Universitas Islam Indonesia memasuki puncaknya. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (14/11) dengan mengeksplorasi potensi sektor kuliner. Direktorat Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan UII memfasilitasi para peserta dalam acara ini. Tujuannya adalah membangun bisnis kuliner masakan rumahan rasa bintang lima. Peserta dapat mewujudkan hal tersebut meski di tempat yang terbatas.

Sebanyak 36 peserta mengikuti kegiatan yang berlangsung di Vindoty’s Kitchen and Lab. Lokasi unik ini berada di Nogotirto, Gamping, Sleman. Kemudian, panitia mengajak peserta melihat langsung operasional unit usaha kuliner tersebut. Usaha ini mampu berkembang pesat meskipun berada di lokasi perkampungan padat. Akses lahan yang terbatas bukan menjadi penghalang kesuksesan.

Strategi Membangun Bisnis Kuliner Hidden Gem

Pemilik Vindoty’s Kitchen and Lab, Vinna Puspa Dewi, membagikan pengalaman mendalam. Ia menjelaskan strategi pemilihan lokasi hingga motivasi penentuan jenis usaha. Selain itu, ia membahas tantangan nyata dalam industri kuliner saat ini. Peserta mempelajari salah satu keunikan dari strategi Vinna dalam membangun bisnis kuliner hidden gem. Ia membangun jenama (brand) yang berasal dari namanya sendiri. Selanjutnya, ia menciptakan konsep resto klasik dengan masakan rumah berkualitas tinggi.

Lokasi usaha ini memang berada di area perkampungan yang relatif sempit. Namun, Vindoty’s Kitchen and Lab terbukti mampu menarik minat banyak pelanggan. Kuncinya terletak pada kiat melebarkan jejaring relasi yang kuat. Selain itu, aspek pemberdayaan warga sekitar menjadi nilai tambah penting. Peserta sangat mengapresiasi upaya pemilik dalam mengajak warga bekerja dan berkarya.

Vinna Puspa Dewi memaparkan strategi Bisnis Kuliner Hidden Gem kepada Purna Tugas UII

Gambar 1. Peserta purna tugas UII mendengarkan pemaparan materi oleh narasumber sembari mengamati konsep resto klasik.

Dedikasi untuk Purna Tugas UII

Dalam sesi berbagi ilmu, Vinna Puspa Dewi menyampaikan motivasi personal yang emosional. Ia merupakan putri dari orang tua yang juga berstatus purna tugas. Oleh karena itu, ia merasa terpanggil untuk membekali para peserta. Semangat berwirausaha menjadi modal utama yang ia tularkan.

“Memberikan ilmu kepada bapak dan ibu purna tugas memiliki arti penting bagi saya pribadi. Saya melihat orang tua saya sendiri, dan saya meyakini bahwa purna tugas harus tetap berkarya dan bekerja. Melalui aktivitas produktif seperti ini, tubuh akan tetap fit, pikiran tetap bugar, dan semangat hidup akan terus terjaga,” ungkap Vinna dengan penuh semangat.

Melalui kunjungan ini, UII berharap para purna tugas memperoleh gambaran nyata. Keterbatasan lahan bukan menjadi penghalang untuk membangun bisnis kuliner sukses. Kreativitas dan semangat produktif adalah kunci utama. Maka, masa purna tugas dapat menjadi masa yang penuh karya dan manfaat. Kegiatan ini secara resmi mengakhiri rangkaian kunjungan usaha purna tugas. Peserta telah mendapatkan beragam wawasan dari sektor perkebunan, peternakan, hingga kuliner.

Baca artikel terkait kami:

Ikut kami di media sosial :

Loading

Yogyakarta, 12 November 2025 – Direktorat Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan UII kembali menggelar kegiatan Kunjungan Usaha Purna Tugas. Panitia memfokuskan kunjungan kali ini pada bidang peternakan kambing dan bebek. Kegiatan tersebut terlaksana pada Rabu, 12 November 2025. Selain itu, sebanyak 46 purna tugas UII mengikuti acara ini dengan antusias. Kunjungan ini bertujuan memberikan wawasan teknis beternak kambing dan bebek yang efisien. Lebih lanjut, kegiatan ini menginspirasi model bisnis peternakan. Sektor ini menjadi alternatif kegiatan produktif pasca purna tugas.

Menggali Potensi Kunjungan Usaha Purna Tugas UII di Kaki Merapi

Rangkaian kunjungan berawal dengan eksplorasi di Peternakan Kambing Merapi Farm. Lokasi ini berada di kawasan Cangkringan, Sleman. Peserta menerima materi komprehensif mengenai seluk-beluk beternak kambing. Materi tersebut mencakup fase nol hingga mencapai keberhasilan usaha. Bapak Taufiq Mawaddani, pemilik peternakan, menyampaikan materi sejarah berdirinya Merapi Farm. Beliau juga menjelaskan manajemen pakan, kesehatan hewan, hingga strategi pemasaran yang adaptif.

Dalam sesinya, Bapak Taufiq Mawaddani memberikan pandangan optimis mengenai keberlanjutan bisnis ini. Beliau menegaskan bahwa peternakan kambing bukan sekadar usaha musiman. Sebaliknya, sektor ini memiliki kepastian pasar jangka panjang. “Prospek beternak kambing akan selalu terbuka lebar dan berkelanjutan hingga ‘hari akhir’ nanti. Kebutuhan terhadap kambing akan selalu ada yaitu saat Qurban dan aqiqah yang permintaannya selalu ada sepanjang tahun. Oleh karena itu, kita harus selalu optimis karena basis konsumen kambing telah terbentuk secara kuat,” tegas Taufiq Mawaddani. Penjelasan ini memberikan keyakinan baru bagi para peserta. Sektor peternakan kambing merupakan pilihan investasi yang aman. Hal ini karena permintaan pasar bersifat stabil dan tidak pernah surut.

Inovasi Budidaya Bebek oleh Pertiwi Farm

Gambar 1. Narasumber dari Pertiwi Farm, Mikha Zefanya Putra Pertiwi, memberikan pemaparan mengenai inovasi budidaya bebek dengan metode kandang kering tanpa bau kepada para peserta kunjungan di Kalasan, Sleman.

Inovasi Peternakan Kering Bebas Bau

Selanjutnya, kegiatan berlanjut ke Peternakan Bebek Pertiwi Farm di Kalasan, Sleman. Mas Mikha Zefanya Putra Pertiwi atau Mikha mengelola peternakan ini secara profesional. Kunjungan tersebut memberikan wawasan mendalam mengenai budidaya bebek. Peserta mempelajari model bebek petelur, inovasi pakan lokal, dan strategi pemasaran produk turunannya. Pertiwi Farm menyajikan keunikan yang menarik perhatian peserta. Mereka menerapkan teknik peternakan kering tanpa bau. Model ini membuktikan bahwa peternakan modern dapat dikelola secara higienis. Selain itu, metode ini nyaman bagi lingkungan sekaligus menghasilkan produktivitas tinggi.

Melalui paparan dan diskusi interaktif, para purna tugas UII mendapatkan perspektif nyata. Mereka memahami tantangan dan peluang dalam sektor peternakan. Panitia merancang kunjungan ini tidak hanya untuk memberikan keterampilan teknis. Namun, kegiatan ini juga menumbuhkan keberanian berwirausaha. Salah satu pesan kunci menjadi inti motivasi dalam kegiatan ini. Peserta harus memiliki keberanian dalam memulai usaha.

“Inti dari kewirausahaan adalah: jangan takut mencoba, jangan lelah melakukan riset dan inovasi, serta jangan berlama-lama memikirkan kemungkinan rugi. Risiko harus dikelola, bukan dihindari,” tegas Mikha. Suntikan semangat ini sangat berarti bagi para peserta. Melalui kegiatan ini, UII berkomitmen untuk terus memfasilitasi purna tugas. Tujuannya adalah merencanakan masa purna tugas yang mandiri, produktif, dan sejahtera. Akhirnya, peluang baru di sektor agribisnis dan peternakan akan terbuka lebar.

Baca artikel terkait kami:

Ikut kami di media sosial :

Loading

Yogyakarta, 10 November 2025 – UII menyelenggarakan kegiatan Kunjungan Usaha Purna Tugas di Bidang Perkebunan. Acara ini terlaksana melalui Direktorat Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan UII. Program tersebut digelar pada hari Senin, 10 November 2025. Sebanyak 41 Purna Tugas UII mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan upaya fasilitasi UII. Tujuannya adalah meningkatkan kemandirian ekonomi serta kualitas hidup para purna tugas. Selain itu, program ini dirancang sebagai jembatan penghubung pengalaman pengabdian masa lalu. Hal ini membuka peluang produktif di masa purna tugas.

Mendulang Inspirasi di Ladang Subur

Panitia memilih destinasi kunjungan secara cermat. Lokasinya berada di dua usaha pertanian yang berkembang pesat di Kabupaten Sleman. Lokasi tersebut adalah Kebun Kelengkeng Telaga Nursery Prambanan dan Kebun Pepaya California di Ngaglik. Kegiatan ini secara fundamental berfokus pada pemberian wawasan mendalam. Selain itu, peserta mendapatkan inspirasi kewirausahaan di sektor perkebunan. Peserta melakukan kunjungan langsung ke unit usaha pertanian yang telah mapan. Harapannya, mereka memperoleh gambaran nyata dan komprehensif mengenai potensi besar usaha ini. Perkebunan dapat menjadi alternatif kegiatan produktif yang menjanjikan pasca purna tugas.

Rangkaian kunjungan edukatif ini diawali dengan sesi pertama di Kebun Kelengkeng Telaga Nursery. Kebun ini dimiliki dan dikelola oleh Bapak Isto Suwarno. Suasana terasa sejuk dan penuh keakraban. Peserta menerima paparan detail mengenai teknik pembudidayaan kelengkeng unggulan varietas Itoh Super. Materi yang disampaikan meliputi seluruh spektrum proses. Mulai dari penanaman bibit, manajemen perawatan intensif, hingga strategi pengendalian hama. Narasumber juga menjelaskan teknik panen yang optimal serta kiat strategi pemasaran yang efektif. Tujuannya agar hasil panen memiliki daya saing tinggi.

“Usaha ini bukan hanya soal menanam, tetapi bagaimana kita mampu membaca pasar dan terus berinovasi. Saya berharap Bapak dan Ibu purna tugas UII dapat melihat kegiatan ini bukan sekadar hobi, melainkan sebagai investasi masa depan. Di Yogyakarta sendiri, budidaya kelengkeng sangat potensial karena jumlah pelaku dan peserta pelatihannya masih relatif sedikit. Selama ini, sebagian besar peserta pelatihan kami justru berasal dari luar Yogyakarta. Oleh karena itu, saya merasa sangat senang apabila ada peserta dari Yogyakarta, dan akan saya dorong agar semakin bersemangat menanam serta mengembangkan budidaya kelengkeng di tanah Jogja,” ujar Bapak Isto Suwarno saat sesi diskusi.

Peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan diskusi interaktif secara langsung, menggali tantangan aktual dan peluang ekspansi dalam mengembangkan usaha kelengkeng di wilayah Yogyakarta.

Purna Tugas Mengamati Cara Berkebun di Lokasi MPP

Gambar 1. Foto Purna Tugas saat Kunjungan di Kebun Pepaya California

Inovasi Pertanian dari Petani Milenial

Selanjutnya, rombongan bertolak menuju Kebun Pepaya California yang berlokasi di Ngaglik, Sleman. Kebun ini dikelola oleh Bondan Satria Yudi. Ia merupakan representasi petani milenial Sleman yang dikenal inovatif. Peserta mendapatkan pemaparan yang menitikberatkan pada budidaya adaptif pepaya California. Selain itu, materi mencakup teknik pengelolaan lahan secara berkelanjutan. Bondan juga menerapkan berbagai inovasi aplikatif untuk meningkatkan produktivitas. Hal ini terbukti mampu menaikkan nilai jual hasil pertanian secara signifikan.

Metode pelaksanaan kegiatan disusun dalam format workshop dan diskusi interaktif. Kegiatan ini dipadukan dengan praktik langsung (hands-on experience) di lapangan. Perpaduan metode ini memastikan bahwa peserta memahami konsep secara teoritis. Mereka juga menguasai proses budidaya pepaya California secara komprehensif dan aplikatif. UII menegaskan bahwa institusi menaruh harapan besar melalui program ini. Para peserta diharapkan memperoleh inspirasi serta motivasi yang kuat. Selain itu, mereka mendapatkan bekal praktis untuk mengembangkan usaha mandiri di bidang perkebunan. Program ini merupakan komitmen UII dalam mendukung terciptanya kemandirian ekonomi. Peningkatan kualitas hidup yang bermartabat menjadi tujuan utama bagi para abdi terbaik UII.

Baca artikel terkait kami:

Ikut kami di media sosial :

Loading

Sabtu (12/10/2024) – Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan Seminar Edukasi Pensiunan dan Fun Games untuk pensiunan UII di The Allabun Resto & Glamping, Kaliurang. Acara ini dihadiri oleh pensiunan UII yang berangkat dari Kampus Cik Di Tiro dan Kampus Terpadu. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi pensiunan yang telah mengabdikan diri untuk institusi.

Para peserta mulai berkumpul di lokasi penjemputan masing-masing sejak pagi hari. Rombongan dari Kampus Cik Di Tiro berkumpul pada pukul 06.30 WIB, sementara rombongan dari Kampus Terpadu mulai berkumpul pada pukul 07.00 WIB. Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih satu jam, mereka tiba di lokasi acara pada pukul 07.30 WIB dan langsung melakukan registrasi dengan penuh antusiasme.

Acara dibuka oleh MC pada pukul 08.00 WIB, dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Pengembangan Karier, Prof. Dr. Zaenal Arifin, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan dan berharap acara ini dapat memperkuat ikatan di antara mereka. Selanjutnya, peserta mengikuti seminar edukasi bertema islami yang dibawakan oleh Drs. Agus Mansur, S.T., M.Eng.Sc. dengan tema “Membangun Rutinitas Spiritual untuk Menjadi Diri yang Lebih Baik di Usia Emas”. Sesi ini berlangsung hingga pukul 09.30 WIB dan memperkaya pengetahuan. Seminar diakhiri dengan sesi tanya jawab yang aktif, serta persembahan apresiasi bagi para pensiunan.

Setelah sesi seminar, peserta berfoto bersama untuk mengabadikan momen kebersamaan. Acara dilanjutkan dengan sesi fun games mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Berbagai permainan interaktif yang menyenangkan menciptakan suasana ceria dan menumbuhkan kekompakan di antara para peserta.

Usai agenda fun games, peserta menikmati makan siang bersama dalam suasana yang hangat sebelum menunaikan shalat Dhuhur. Acara berakhir dengan perjalanan pulang pada pukul 13.00 WIB, meninggalkan kesan mendalam dan kebersamaan yang erat.

Dengan kegiatan ini, UII berharap dapat membagikan kebahagiaan bagi pensiunan, sekaligus mempererat tali silaturahim antar peserta. Kegiatan ini bukan hanya tentang materi pada kegiatan, tetapi juga tentang membangun komunitas yang saling mendukung dan membangun silaturahim. UII berkomitmen untuk terus menjaga hubungan baik dengan pensiunan, sebagai bagian dari keluarga besar universitas yang tak terlupakan.

 

Pratampil Video Kegiatan Seminar Edukasi dan Fun Games Pensiunan UII 2024: <Pratampil Seminar Edukasi dan Fun Games Pensiunan UII 2024>

Loading

Rabu (09/10/2024) – Direktorat Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan (DSDM/SK) mengadakan sosialisasi aplikasi SKP untuk penilaian kinerja dosen UII, bekerja sama dengan Tim Human Capital Management (HCM) Badan Sistem Informasi (BSI). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan aplikasi baru yang mempermudah dosen Universitas Islam Indonesia dalam proses penyusunan Sasaran Kerja Pegawai (SKP).

Penyusunan SKP merupakan kegiatan yang sifatnya wajib bagi setiap dosen UII. SKP merupakan rencana pelaksanaan kegiatan dosen selama 1 (satu) tahun ke depan. Nantinya akan menjadi dasar penilaian dosen di akhir tahun berjalan, yaitu dengan Penilaian Prestasi Kerja Pegawai (PPKP). Aplikasi baru tersebut merupakan aplikasi yang bertujuan mempermudah dosen Universitas Islam Indonesia dalam proses penyusunan Sasaran Kerja Pegawai (SKP).

Dalam sosialisasi ini, Tim HCM BSI memperkenalkan aplikasi baru tersebut. Pengenalan ini sebagai langkah awal agar memudahkan Bapak/Ibu Dosen UII dalam menggunakan aplikasi setelah mendapatkan akses secara menyeluruh. Dengan adanya sosialisasi aplikasi SKP untuk penilaian kinerja dosen UII, semua dosen dapat lebih mudah mengelola target kinerja.

Dalam Sosialisasi tersebut, Ike Agustina, S.Psi., M.Psi., Psi. sebagai Direktur DSDM/SK memberikan penjelasan mengenai bagaimana syarat dan kriteria dosen yang dapat melakukan pengisian SKP. Selain itu, beliau juga memberikan penjelasan mengenai kesiapan dokumen proses penyusunan SKP dosen.

Sasaran Kerja Pegawai ini menjadi bahan rencana kegiatan dosen UII dalam jangka waktu 1 (satu) tahun ke depan. Tentunya, dosen UII cukup berbeda dengan Perguruan Tinggi (PT) lain. Dalam pengisian SKP, Dosen UII akan memperoleh 1 (satu) dharma lagi yakni Bidang Dakwah Islamiah.

SKP dapat menjadi acuan proyeksi kegiatan dosen di awal tahun telah berjalan hingga akhir tahun sesuai target. Sehingga hal tersebut akan dapat mempengaruhi Penilaian Kerja seorang dosen di tahun tersebut.

Karena seperti yang kita tahu, PPKP akan menjadi dokumen wajib bagi seorang dosen dalam proses kenaikan Pangkat, Golongan dan Ruang serta Pengajuan kenaikan Jabatan Fungsional seorang dosen UII. Kegiatan sosialisasi aplikasi SKP untuk penilaian kinerja dosen UII dapat meningkatkan efisiensi dalam evaluasi kinerja dosen.

 

Lebih lanjut, video penjelasan melalui rekaman zoom meeting dapat diakses pada tautan berikut: <Rekaman Zoom Meeting Sosialisasi SKP 2024>

Materi Sosialisasi Penyusunan SKP 2024: <Materi Sosialisasi Sasaran Kerja Pegawai 2024>

Panduan Penggunaan Sistem UIIKinerja: <Panduan Penggunaan Sistem UII Kinerja>

Loading