Tag Archive for: uii

Yogyakarta, 12 November 2025 – Direktorat Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan UII kembali menggelar kegiatan Kunjungan Usaha Purna Tugas. Panitia memfokuskan kunjungan kali ini pada bidang peternakan kambing dan bebek. Kegiatan tersebut terlaksana pada Rabu, 12 November 2025. Selain itu, sebanyak 46 purna tugas UII mengikuti acara ini dengan antusias. Kunjungan ini bertujuan memberikan wawasan teknis beternak kambing dan bebek yang efisien. Lebih lanjut, kegiatan ini menginspirasi model bisnis peternakan. Sektor ini menjadi alternatif kegiatan produktif pasca purna tugas.

Menggali Potensi Kunjungan Usaha Purna Tugas UII di Kaki Merapi

Rangkaian kunjungan berawal dengan eksplorasi di Peternakan Kambing Merapi Farm. Lokasi ini berada di kawasan Cangkringan, Sleman. Peserta menerima materi komprehensif mengenai seluk-beluk beternak kambing. Materi tersebut mencakup fase nol hingga mencapai keberhasilan usaha. Bapak Taufiq Mawaddani, pemilik peternakan, menyampaikan materi sejarah berdirinya Merapi Farm. Beliau juga menjelaskan manajemen pakan, kesehatan hewan, hingga strategi pemasaran yang adaptif.

Dalam sesinya, Bapak Taufiq Mawaddani memberikan pandangan optimis mengenai keberlanjutan bisnis ini. Beliau menegaskan bahwa peternakan kambing bukan sekadar usaha musiman. Sebaliknya, sektor ini memiliki kepastian pasar jangka panjang. “Prospek beternak kambing akan selalu terbuka lebar dan berkelanjutan hingga ‘hari akhir’ nanti. Kebutuhan terhadap kambing akan selalu ada yaitu saat Qurban dan aqiqah yang permintaannya selalu ada sepanjang tahun. Oleh karena itu, kita harus selalu optimis karena basis konsumen kambing telah terbentuk secara kuat,” tegas Taufiq Mawaddani. Penjelasan ini memberikan keyakinan baru bagi para peserta. Sektor peternakan kambing merupakan pilihan investasi yang aman. Hal ini karena permintaan pasar bersifat stabil dan tidak pernah surut.

Inovasi Budidaya Bebek oleh Pertiwi Farm

Gambar 1. Narasumber dari Pertiwi Farm, Mikha Zefanya Putra Pertiwi, memberikan pemaparan mengenai inovasi budidaya bebek dengan metode kandang kering tanpa bau kepada para peserta kunjungan di Kalasan, Sleman.

Inovasi Peternakan Kering Bebas Bau

Selanjutnya, kegiatan berlanjut ke Peternakan Bebek Pertiwi Farm di Kalasan, Sleman. Mas Mikha Zefanya Putra Pertiwi atau Mikha mengelola peternakan ini secara profesional. Kunjungan tersebut memberikan wawasan mendalam mengenai budidaya bebek. Peserta mempelajari model bebek petelur, inovasi pakan lokal, dan strategi pemasaran produk turunannya. Pertiwi Farm menyajikan keunikan yang menarik perhatian peserta. Mereka menerapkan teknik peternakan kering tanpa bau. Model ini membuktikan bahwa peternakan modern dapat dikelola secara higienis. Selain itu, metode ini nyaman bagi lingkungan sekaligus menghasilkan produktivitas tinggi.

Melalui paparan dan diskusi interaktif, para purna tugas UII mendapatkan perspektif nyata. Mereka memahami tantangan dan peluang dalam sektor peternakan. Panitia merancang kunjungan ini tidak hanya untuk memberikan keterampilan teknis. Namun, kegiatan ini juga menumbuhkan keberanian berwirausaha. Salah satu pesan kunci menjadi inti motivasi dalam kegiatan ini. Peserta harus memiliki keberanian dalam memulai usaha.

“Inti dari kewirausahaan adalah: jangan takut mencoba, jangan lelah melakukan riset dan inovasi, serta jangan berlama-lama memikirkan kemungkinan rugi. Risiko harus dikelola, bukan dihindari,” tegas Mikha. Suntikan semangat ini sangat berarti bagi para peserta. Melalui kegiatan ini, UII berkomitmen untuk terus memfasilitasi purna tugas. Tujuannya adalah merencanakan masa purna tugas yang mandiri, produktif, dan sejahtera. Akhirnya, peluang baru di sektor agribisnis dan peternakan akan terbuka lebar.

Baca artikel terkait kami:

Ikut kami di media sosial :

Loading

Yogyakarta, 10 November 2025 – UII menyelenggarakan kegiatan Kunjungan Usaha Purna Tugas di Bidang Perkebunan. Acara ini terlaksana melalui Direktorat Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan UII. Program tersebut digelar pada hari Senin, 10 November 2025. Sebanyak 41 Purna Tugas UII mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan upaya fasilitasi UII. Tujuannya adalah meningkatkan kemandirian ekonomi serta kualitas hidup para purna tugas. Selain itu, program ini dirancang sebagai jembatan penghubung pengalaman pengabdian masa lalu. Hal ini membuka peluang produktif di masa purna tugas.

Mendulang Inspirasi di Ladang Subur

Panitia memilih destinasi kunjungan secara cermat. Lokasinya berada di dua usaha pertanian yang berkembang pesat di Kabupaten Sleman. Lokasi tersebut adalah Kebun Kelengkeng Telaga Nursery Prambanan dan Kebun Pepaya California di Ngaglik. Kegiatan ini secara fundamental berfokus pada pemberian wawasan mendalam. Selain itu, peserta mendapatkan inspirasi kewirausahaan di sektor perkebunan. Peserta melakukan kunjungan langsung ke unit usaha pertanian yang telah mapan. Harapannya, mereka memperoleh gambaran nyata dan komprehensif mengenai potensi besar usaha ini. Perkebunan dapat menjadi alternatif kegiatan produktif yang menjanjikan pasca purna tugas.

Rangkaian kunjungan edukatif ini diawali dengan sesi pertama di Kebun Kelengkeng Telaga Nursery. Kebun ini dimiliki dan dikelola oleh Bapak Isto Suwarno. Suasana terasa sejuk dan penuh keakraban. Peserta menerima paparan detail mengenai teknik pembudidayaan kelengkeng unggulan varietas Itoh Super. Materi yang disampaikan meliputi seluruh spektrum proses. Mulai dari penanaman bibit, manajemen perawatan intensif, hingga strategi pengendalian hama. Narasumber juga menjelaskan teknik panen yang optimal serta kiat strategi pemasaran yang efektif. Tujuannya agar hasil panen memiliki daya saing tinggi.

“Usaha ini bukan hanya soal menanam, tetapi bagaimana kita mampu membaca pasar dan terus berinovasi. Saya berharap Bapak dan Ibu purna tugas UII dapat melihat kegiatan ini bukan sekadar hobi, melainkan sebagai investasi masa depan. Di Yogyakarta sendiri, budidaya kelengkeng sangat potensial karena jumlah pelaku dan peserta pelatihannya masih relatif sedikit. Selama ini, sebagian besar peserta pelatihan kami justru berasal dari luar Yogyakarta. Oleh karena itu, saya merasa sangat senang apabila ada peserta dari Yogyakarta, dan akan saya dorong agar semakin bersemangat menanam serta mengembangkan budidaya kelengkeng di tanah Jogja,” ujar Bapak Isto Suwarno saat sesi diskusi.

Peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan diskusi interaktif secara langsung, menggali tantangan aktual dan peluang ekspansi dalam mengembangkan usaha kelengkeng di wilayah Yogyakarta.

Purna Tugas Mengamati Cara Berkebun di Lokasi MPP

Gambar 1. Foto Purna Tugas saat Kunjungan di Kebun Pepaya California

Inovasi Pertanian dari Petani Milenial

Selanjutnya, rombongan bertolak menuju Kebun Pepaya California yang berlokasi di Ngaglik, Sleman. Kebun ini dikelola oleh Bondan Satria Yudi. Ia merupakan representasi petani milenial Sleman yang dikenal inovatif. Peserta mendapatkan pemaparan yang menitikberatkan pada budidaya adaptif pepaya California. Selain itu, materi mencakup teknik pengelolaan lahan secara berkelanjutan. Bondan juga menerapkan berbagai inovasi aplikatif untuk meningkatkan produktivitas. Hal ini terbukti mampu menaikkan nilai jual hasil pertanian secara signifikan.

Metode pelaksanaan kegiatan disusun dalam format workshop dan diskusi interaktif. Kegiatan ini dipadukan dengan praktik langsung (hands-on experience) di lapangan. Perpaduan metode ini memastikan bahwa peserta memahami konsep secara teoritis. Mereka juga menguasai proses budidaya pepaya California secara komprehensif dan aplikatif. UII menegaskan bahwa institusi menaruh harapan besar melalui program ini. Para peserta diharapkan memperoleh inspirasi serta motivasi yang kuat. Selain itu, mereka mendapatkan bekal praktis untuk mengembangkan usaha mandiri di bidang perkebunan. Program ini merupakan komitmen UII dalam mendukung terciptanya kemandirian ekonomi. Peningkatan kualitas hidup yang bermartabat menjadi tujuan utama bagi para abdi terbaik UII.

Baca artikel terkait kami:

Ikut kami di media sosial :

Loading

Universitas Islam Indonesia (UII) melalui Direktorat Sumber Daya Manusia menyelenggarakan Workshop Penyusunan Angka Kredit Pranata Teknologi Informasi. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 4 November 2025. Pihak universitas memilih Gedung Kuliah Umum Prof. Sardjito sebagai lokasi utama pelaksanaan. Selain itu, sebanyak 45 Pranata Teknologi Informasi di lingkungan UII menghadiri acara tersebut dengan antusias.

Fokus Pengembangan Karier TI di Lingkungan Kampus

Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai peraturan jabatan fungsional. Pihak penyelenggara juga menjelaskan mekanisme penilaian angka kredit secara detail dan mendalam. Selain itu, kegiatan ini memberikan informasi terkait jenis kegiatan yang layak untuk diajukan. Panitia memaparkan tata cara serta alur pengajuan kenaikan jabatan fungsional bagi para staf. Tujuannya adalah memotivasi Pranata TI agar terus mengembangkan kompetensi mereka setiap saat. Selanjutnya, peningkatan jenjang jabatan fungsional menjadi fokus utama dalam seluruh rangkaian sesi ini.

Materi Strategis Workshop Pranata Teknologi Informasi UII

Kepala Badan Sistem Informasi UII, Mukhammad Andri Setiawan, hadir sebagai narasumber utama. Beliau menyampaikan materi mengenai kebijakan jabatan fungsional Pranata TI secara komprehensif kepada peserta. Selain itu, beliau memberikan strategi efektif dalam pengelolaan angka kredit bagi tenaga kependidikan. Peran strategis Pranata TI sangat penting dalam mendukung transformasi digital kampus saat ini. Oleh karena itu, narasumber mendorong interaksi aktif melalui sesi ceramah dan diskusi tanya jawab. Peserta kemudian mendalami berbagai permasalahan teknis yang sering muncul selama proses pengajuan karier.

Melalui paparan dan diskusi tersebut, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif dan jelas. Hal ini sangat mendukung pengembangan karier jabatan fungsional mereka di masa depan. Melalui pelaksanaan workshop ini, UII berharap staf TI menjadi lebih siap dan proaktif. Mereka kini mampu merencanakan jenjang karier dengan lebih matang serta terukur. Sekaligus, para peserta dapat berkontribusi secara optimal dalam mendukung tata kelola teknologi kampus. Maka, layanan informasi di lingkungan UII akan semakin berkembang dan berkualitas tinggi. Inisiatif ini menjadi bukti nyata komitmen UII dalam meningkatkan profesionalisme seluruh tenaga kependidikannya. Dengan demikian, setiap staf memiliki peluang besar untuk mencapai puncak karier mereka masing-masing.

 

Baca artikel terkait kami:

Ikut kami di media sosial :

Loading

Yogyakarta, 3 November 2025 – Direktorat Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan Pembekalan Bagi Purna Tugas dan Calon Purna Tugas Universitas Islam Indonesia. Kegiatan strategis ini dilaksanakan pada hari Senin, 3 November 2025, bertempat di Ruang Auditorium Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) UII. Pembekalan diikuti oleh 73 peserta, yang terdiri dari tenaga kependidikan yang memasuki masa purna tugas periode 2021-2025, serta pegawai yang akan memasuki purna tugas pada tahun 2026.

Fokus pada Transisi dan Kemandirian

Pembekalan ini memiliki tujuan fundamental, yaitu mempersiapkan peserta dalam menghadapi masa transisi menuju pensiun. Persiapan yang diberikan mencakup pemahaman yang komprehensif, pembentukan pola pikir positif dan proaktif, serta pembekalan pengetahuan dan keterampilan praktis. Dengan bekal ini, peserta diharapkan dapat menjaga produktivitas, kesehatan, dan kebahagiaan selama masa purna tugas.

Kegiatan menghadirkan dua narasumber kompeten: Dr. H. Nur Kholis, S.Ag., M.Sh.Ec., Dosen Fakultas Ilmu Agama Islam UII, dan Dra. Mursida Rambe, Ketua Pengurus KSPPS BMT Beringharjo.

Dalam sesi pemaparannya, Dr. Nur Kholis secara tegas menekankan pentingnya memasuki masa purna tugas secara produktif melalui pendekatan kewirausahaan.

“Masa purna tugas dapat diinterpretasikan sebagai fase baru yang tetap produktif berbasis kewirausahaan. Mindset wirausaha perlu dibangun dengan fokus pada penciptaan nilai, keberanian mengambil risiko yang terukur, serta inovasi berkelanjutan untuk mencapai kebebasan finansial dan sosial,” ujar Dr. Nur Kholis.

Inisiatif Mandiri Melalui Pembekalan Purna Tugas UII

Pembekalan Purna Tugas UII bersama dra. Mursida Rambe

Suasana kegiatan Pembekalan Purna Tugas UII di Ruang Auditorium FIAI dengan Pemateri Dra. Mursida Rambe

Gambar 2. Suasana kegiatan Pembekalan Purna Tugas UII di Ruang Auditorium FIAI dengan Pemateri Dra. Mursida Rambe

Sementara itu, Dra. Mursida Rambe di awal materinya beliau memaparkan peran strategis lembaga koperasi dan pentingnya inisiatif mandiri bagi para purna tugas. Beliau menjelaskan bahwa selama menjadi pengurus KSPPS Beringharjo, Ia berperan aktif dalam membangun, mendorong, mendidik, dan memberikan pendampingan untuk meningkatkan kesejahteraan Anggota.

Mengaitkan hal tersebut dengan semangat purna tugas, Dra. Mursida Rambe mengutip prinsip dasar perubahan:

“Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa-apa yang ada pada diri mereka sendiri. Prinsip ini sangat relevan bagi purna tugas, karena masa pensiun adalah momentum bagi kita untuk mengambil kendali penuh dan berinisiatif mengubah nasib menjadi lebih sejahtera dan bermakna,” jelas Dra. Mursida Rambe.

UII berharap melalui pembekalan ini, seluruh peserta mampu merumuskan dan memulai usaha atau aktivitas baru sesuai minat, potensi, dan sumber daya yang dimiliki. Munculnya motivasi yang kuat didorong oleh materi dan wawasan luar biasa yang telah disampaikan oleh dua narasumber yang sangat kompeten. Harapan utamanya adalah masa pensiun dapat dijalani secara lebih bermakna, mandiri, dan sejahtera.

 

Baca artikel terkait kami:

Ikut kami di media sosial :

Loading

DSDM/SK UII bekerja sama dengan BSI UII. Mereka menyelenggarakan Workshop BIT Advance bagi tenaga kependidikan UII. Kegiatan penting ini berlangsung pada 15–17 Oktober 2025. Pihak universitas menyasar peserta yang telah lulus tahap Basic dan Intermediate. Selanjutnya, panitia membagi lokasi acara menjadi dua tempat utama. Kelompok non-fungsional menempati Auditorium FTSP UII. Sementara itu, kelompok fungsional mengikuti sesi di Gedung Kuliah Umum Prof. Sardjito.

Fokus Pengembangan Sistem AI Otomatis

Panitia merancang Workshop BIT Advance secara khusus. Hal ini bertujuan agar peserta mampu membangun sistem AI secara mandiri. Oleh karena itu, materi pelatihan fokus pada efisiensi pekerjaan di lingkungan kampus. Para narasumber membimbing peserta menyusun pondasi prompt engineering tingkat lanjut. Materi tersebut mencakup enam elemen utama sebagai dasar perancangan. Elemen ini mulai dari perumusan use case hingga penyusunan instruksi detail. Selain itu, sistem AI ini nantinya akan bekerja secara otomatis sesuai kebutuhan divisi.

Inovasi Melalui AI Generator App

Selanjutnya, para peserta juga mempelajari pembuatan AI Generator App. Aplikasi ini dapat mereka terapkan langsung dalam bidang kerja masing-masing. Peserta kemudian menyusun blueprint permanen untuk penggunaan yang berkelanjutan. Direktur DSDM/SK UII, Ibu Ike Agustina, memberikan apresiasi tinggi dalam sambutannya. Beliau memuji semangat peserta yang telah mencapai tahap mahir ini. Beliau juga berharap inovasi ini memberikan dampak nyata di meja kerja. Dengan demikian, kualitas layanan universitas akan semakin unggul dan cerdas. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi digital UII yang lebih luas.

Oleh karena itu, workshop ini membawa harapan besar bagi masa depan digital UII. Tenaga kependidikan kini siap menghadirkan solusi kerja yang cerdas dan efisien. Selanjutnya, pemanfaatan teknologi AI akan memangkas beban kerja manual secara signifikan. Hal tersebut sejalan dengan visi UII untuk menjadi kampus yang berkelanjutan. Maka, seluruh unit kerja dapat berkolaborasi dengan lebih efektif. Pada akhirnya, inovasi ini membuktikan dedikasi UII dalam pengembangan kapasitas SDM. Inovasi teknologi akan terus mendukung kemajuan akademik di seluruh lingkungan kampus UII.

 

Baca artikel terkait kami:

Ikut kami di media sosial : Youtube Instagram

Loading

Direktorat Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan (DSDM/SK) Universitas Islam Indonesia (UII) bekerja sama dengan Badan Sistem Informasi (BSI) UII kembali menyelenggarakan rangkaian pelatihan BIT tingkat menengah bertajuk Workshop Intermediate Prompt Engineering untuk Tenaga Kependidikan, sebagai kelanjutan dari program BIT dasar. Kegiatan yang berfokus pada pengenalan kecerdasan buatan tingkat menengah ini berlangsung pada 25–26 Juni 2025 bagi tenaga kependidikan non-fungsional di Auditorium FTSP UII, serta 4 Juli 2025 bagi tenaga kependidikan fungsional yang dilaksanakan di Ruang Sidang Datar GKU Prof. Sardjito UII. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai teknik prompt engineering satu tingkat di atas level basic, sehingga lebih efektif dalam mengoptimalisasi AI dalam konteks pekerjaan kampus. Narasumber yang hadir ialah Fika Febrika, S.Kom., Enterprise Architect BSI UII untuk sesi non-fungsional, dan Ir. Irving Putra Paputungan, S.T., M.Sc., Ph.D. untuk sesi fungsional.

Sebagai lanjutan dari pelatihan BIT dasar, kegiatan ini menitikberatkan pada penguasaan teknik penyusunan prompt yang lebih efektif, pemahaman konsep mengapa prompt engineering diperlukan, serta kemampuan menyesuaikan layanan AI seperti ChatGPT sesuai kebutuhan pengguna. Peserta juga dibimbing untuk melakukan pemanfaatan AI yang lebih terarah, termasuk kemampuan tenaga kependidikan fungsional dalam mendukung aktivitas riset melalui prompt engineering. Melalui workshop ini, diharapkan peserta dapat memaksimalkan kecerdasan buatan untuk menunjang produktivitas, baik dalam tugas administratif maupun pengembangan akademik di lingkungan UII.

 

Baca artikel terkait kami:

Ikut kami di media sosial : Youtube Instagram

Loading

Direktorat Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Jabatan Fungsional, Pangkat, dan Angka Kredit Pranata Teknologi Informasi pada Senin, 30 Juni 2025 bertempat di Ruang Teatrikal Lantai 1 Gedung Kuliah Umum Prof. Sardjito UII. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada tenaga kependidikan fungsional Pranata Teknologi Informasi terkait isi dan implementasi Peraturan Universitas Islam Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 mengenai Jabatan Fungsional, Pangkat, dan Angka Kredit Pranata Teknologi Informasi dan Peraturan Rektor Universitas Islam Indonesia Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Peraturan Universitas Islam Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 mengenai Jabatan Fungsional, Pangkat, dan Angka Kredit Pranata Teknologi Informasi.

Acara diawali dengan sambutan oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Pengembangan Karier diikuti pengantar oleh Direktur Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan sebelum memasuki sesi pemaparan inti. Materi disampaikan oleh Dr. Sri Kusumadewi, S.Si., M.T., yang menjelaskan regulasi tersebut secara rinci kepada peserta yang merupakan tenaga kependidikan di bidang Pranata Teknologi Informasi. Selain pemaparan materi, sesi tanya jawab juga menjadi momen penting bagi para peserta untuk berdiskusi secara interaktif mengenai berbagai kendala teknis dan administratif yang mungkin dihadapi saat proses pengajuan angka kredit di lapangan.

Melalui sosialisasi ini, peserta diharapkan dapat memahami secara komprehensif konsep, mekanisme penilaian angka kredit, ruang lingkup tugas, kewenangan, serta jenjang karier dalam jabatan fungsional Pranata Teknologi Informasi di lingkungan UII. Harapan tersebut diperkuat melalui penyampaian salah satu pesan pada sesi pembuka, bahwa jabatan Pranata Teknologi Informasi merupakan jabatan fungsional baru dengan tugas dan tanggung jawab profesional yang diakui secara penuh untuk mendukung pengembangan dan tata kelola teknologi informasi di UII.

Dengan adanya kegiatan ini, UII berharap tenaga kependidikan di bidang tersebut dapat lebih siap, terarah, dan memahami kerangka karier fungsional sebagai bagian dari pengembangan profesionalisme SDM universitas. Langkah ini menjadi bukti komitmen berkelanjutan UII dalam memperkuat ekosistem digital kampus melalui peningkatan kapasitas dan apresiasi yang jelas terhadap dedikasi para tenaga fungsional TI dalam menjalankan tugas profesionalnya.

 

Baca artikel terkait kami:

Ikut kami di media sosial : Youtube Instagram

Loading

Direktorat Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan Universitas Islam Indonesia (UII) berkolaborasi dengan Badan Sistem Informasi (BSI) UII menyelenggarakan kegiatan Pelatihan BIT Tingkat Dasar – Pengenalan AI untuk Tenaga Kependidikan, yang berlangsung selama tiga hari pada 11, 18, dan 19 Maret 2025 bertempat di Auditorium Fakultas Hukum UII. Mengusung tema Belajar IT Basic, Pengenalan Artificial Intelligence, program ini ditujukan untuk memberikan pemahaman dasar terkait teknologi kecerdasan buatan kepada tenaga kependidikan UII. Kegiatan ini menghadirkan Fika Febrika, S.Kom., yang merupakan tenaga kependidikan dari BSI UII dengan jabatan Enterprise Architect, sebagai narasumber utama.

Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pengenalan teknologi AI, pemanfaatan berbagai aplikasi berbasis kecerdasan buatan, serta penerapannya dalam mendukung tugas administrasi maupun pekerjaan harian di lingkungan kampus. Diharapkan, tenaga kependidikan mampu menguasai dasar-dasar AI dan mengoptimalkannya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja. Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis bagi UII dalam memperkuat kompetensi digital tendik agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi yang terus berkembang pesat.

Ke depan, program pelatihan ini akan dilanjutkan dengan penyelenggaraan BIT Intermediate dan BIT Advance sebagai bagian dari roadmap peningkatan kompetensi digital tenaga kependidikan. Dengan adanya kesinambungan program, diharapkan para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan secara serius dan konsisten hingga akhir, sehingga mampu memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan secara maksimal untuk mendukung pekerjaan serta berkontribusi pada transformasi digital di lingkungan UII.

Google Gemini vs. Kompetitor: Memilih Alat Terbaik untuk Administrasi

Meskipun fokus utama pelatihan ini adalah pada Google Gemini, wawasan peserta diperluas dengan perbandingan kritis terhadap dua raksasa AI lainnya: ChatGPT dan Perplexity. Pemahaman ini penting agar para tenaga kependidikan (tendik) dapat memilih alat yang paling presisi sesuai kebutuhan tugas.

Contoh Penerapan Nyata: Dalam simulasi tugas administrasi, peserta diajak mempraktikkan skenario spesifik. Misalnya, menggunakan Perplexity untuk meriset tren pengelolaan arsip terbaru, kemudian menggunakan Google Gemini untuk langsung menuangkan hasil riset tersebut menjadi draf proposal kegiatan yang tersimpan otomatis di Google Drive, atau meminta Gemini meringkas notulensi rapat yang panjang menjadi poin-poin tindak lanjut (action items) yang ringkas.

Visi Pimpinan: Teknologi untuk Maslahat UII

Urgensi penguasaan teknologi ini selaras dengan pesan kunci dari pimpinan universitas. Rektor UII menekankan poin krusial bahwa para tendik harus mampu memanfaatkan dan memaksimalkan layanan serta fasilitas digital yang telah tersedia. Tujuannya jelas: untuk memudahkan kinerja sehari-hari, bukan menambah beban.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Sumber Daya Manusia (SDM/SK) juga menggarisbawahi pentingnya upgrading diri. Harapannya, para tendik tidak hanya sekadar bisa menggunakan alat, namun dapat mengembangkan kemampuan analisis dan teknisnya. Dengan demikian, pekerjaan per individu menjadi lebih ringan dan efisien, yang pada akhirnya akan memberikan maslahat yang lebih besar bagi UII secara keseluruhan.

Antusiasme Tinggi: Siap untuk Tahap Selanjutnya

Sesi workshop berjalan sangat dinamis. Peserta menunjukkan antusiasme yang luar biasa, tidak sekadar mendengarkan paparan materi. Hal ini terlihat jelas pada sesi pendampingan, di mana tim pendamping workshop menerima banyak pertanyaan kritis dan eksploratif dari para tendik.

Banyaknya pertanyaan teknis dan strategis yang muncul menjadi indikator kuat bahwa peserta workshop tidak hanya paham, tetapi juga siap untuk mengembangkan kemampuannya lebih lanjut. Semangat ini menjadi modal berharga bagi UII dalam melangkah menuju transformasi digital yang lebih matang di lingkungan administrasi kampus.

 

Baca artikel terkait kami:

Ikut kami di media sosial : Youtube Instagram

Loading

Universitas Islam Indonesia (UII) sedang mengupayakan peningkatan kompetensi dan memperluas wawasan para calon pemimpin di lingkungan. Sebanyak 69 calon kepala urusan mengikuti kegiatan kunjungan lapangan selama dua hari. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai praktik terbaik di dunia industri. Sehingga mereka dapat menerapkannya dalam menjalankan tugas sebagai kepala urusan. Dengan mengunjungi perusahaan-perusahaan terkemuka seperti PT. Kapal Api Global dan Telkom University, Peserta dapat memperoleh inspirasi dan motivasi untuk terus mengembangkan diri.

Hari Pertama: Studi Banding di PT. Kapal Api Global

Kunjungan pertama yaitu menujuke PT. Kapal Api Global. Salah satu perusahaan produsen kopi terbesar di Indonesia. Setibanya di lokasi, peserta mendapat sambutan hangat oleh manajemen perusahaan. Presentasi menjadi awal kegiatan untuk mengenalkan sejarah perusahaan, visi misi, serta strategi bisnis yang telah berhasil membawa PT. Kapal Api Global menjadi pemimpin pasar.

Salah satu hal yang menarik perhatian peserta adalah bagaiman perusahaan tumbuh besar dan berumur hampir 100 tahun. Selain itu, PT. Kapal Api Global juga sangat memperhatikan aspek kualitas produk dan kepuasan pelanggan. “Kunjungan ke PT. Kapal Api Global sangat menginspirasi,” ujar bu Siti, salah satu peserta kunjungan lapangan. “Saya terkesan dengan bagaimana perusahaan ini mampu menjaga kualitas produk sambil terus berinovasi.”

Dokumentasi di PT Kapal Api Global

Sambutan Prof Zaenal Arifin, Wakil Rektor II UII bidang SDM

Sambutan Kepala HRD Kapal Api Global

Sambutan dari Bapak Pambudi Sunarsihanto

Dokumentasi di Kapal Api Office Jakarta

Foto bersama PT Kapal Api Global

Hari Kedua: Belajar dari Telkom University

Pada hari kedua, peserta melanjutkan perjalanan menuju Telkom University. Di sini, peserta menikmati berbagai fasilitas di tel-U sembari menuju lokasi diskusi. Peserta mengikuti diskusi dengan para pimpinan tel-U mengenai perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sebagai penerapan dalam dunia profesional.

Kunjungan ke Telkom University memberikan gambaran yang jelas mengenai pentingnya inovasi dan adaptasi terhadap perubahan teknologi. Peserta memikirkan tentang bagaimana teknologi sebagai peningkatan kinerja organisasi. “Kunjungan ke Telkom University membuka mata saya tentang pentingnya pengembangan teknologi,” ujar Bapak Chabib.

Dokumentasi di Kampus Pusat Telkom University Bandung

Kegiatan Kunjungan Lapangan UII ke Telkom University

Sambutan Direktur Sumber Daya Manusia Telkom University

Sambutan dari Ibu Suyarti

Penutup

Kegiatan kunjungan lapangan ini telah memberikan manfaat yang sangat besar bagi para peserta. Dengan bekal ilmu dan pengalaman, Para calon kepala urusan UII dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik dan inovatif. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antar peserta dan meningkatkan semangat kebersamaan dalam membangun UII yang lebih maju.

 

Baca artikel terkait kami:

Ikut kami di media sosial : Youtube Instagram

Loading

Selasa (03/12/2024) – Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan workshop API SISTER di R. Erasmus Lt. 2 Gedung GBPH Prabuningrat Kampus Terpadu. Workshop ini membahas integrasi data dosen antara sistem internal UII dan Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER) Dikti. Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk mempercepat pemadanan data dosen antara kedua sistem, yang selama ini sering mengalami ketidaksesuaian dalam hal jabatan fungsional dan status pendidikan.

Sesi Pembukaan oleh Mono Nanang Sugianto selaku Kadiv SIM DSDM/SK UII

Pembukaan Workshop API SISTER UII 2024 (Foto: HRDUII)

Kegiatan Workshop

Workshop ini fokus pada sinkronisasi data dosen yang cepat dan akurat. Selama ini, kedua sistem sering tidak cocok dalam hal jabatan fungsional dosen dan status pendidikan. Oleh karena itu, salah satu tujuan utama workshop API SISTER UII adalah mempercepat pemadanan data seperti NIK, status, dan rumpun ilmu dosen. Hal ini membuat integrasi data dosen UII pada SISTER lebih efisien.

Penjelasan Awal pada Kegiatan Workshop API SISTER dari LLDIKTI

Penjelasan dari sdr. Pranova Hadiyanto (Foto: HRDUII)

API SISTER

SISTER sekarang sepenuhnya berbasis cloud dan menggunakan API SISTER 1.0. Sistem ini menghilangkan proses sinkronisasi manual antara perguruan tinggi dan pusat, sehingga lebih efisien. Akses API SISTER melalui sister-api.kemdikbud.go.id. Tiga peran dari API sebagai berikut: Developer, SISTER WS Basic, dan SISTER WS Pro (yang memerlukan pengajuan ke Ditjen Diktiristek).

Kendala dalam API SISTER UII

UII telah berusaha memperoleh akses API sejak 2020, namun belum berhasil. UII sudah memiliki data yang sesuai dengan struktur SISTER. Namun pengajuan akses yang tidak jelas menjadi kendala utama. Oleh karena itu, workshop ini hadir untuk mencari solusi agar integrasi data dosen dapat segera terwujud.

Integrasi Data Dosen

Untuk mencapai integrasi penuh, UII harus memperkuat sistem internalnya. Pemahaman tentang kebutuhan server untuk modul API SISTER juga harus lebih jelas. Workshop ini merekomendasikan agar integrasi data dosen selesai pada tahun 2025 dan memanfaatkan NUPTK sebagai ID tunggal dalam pemadanan data dosen.

Langkah Tindak Lanjut

Workshop API SISTER UII memberikan langkah-langkah konkret untuk mempercepat integrasi data dosen antara UII dan SISTER. Ke depannya, tim UII akan melakukan tindak lanjut melalui komunikasi lebih lanjut dengan tim Dikti. Selain itu, pihak terkait akan membentuk grup WhatsApp untuk mempermudah koordinasi.

 

Baca artikel terkait kami:

 

Ikut kami di media sosial : Youtube Instagram

Loading