Tag Archive for: SDM UII

Yogyakarta, 10 November 2025 – UII menyelenggarakan kegiatan Kunjungan Usaha Purna Tugas di Bidang Perkebunan. Acara ini terlaksana melalui Direktorat Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan UII. Program tersebut digelar pada hari Senin, 10 November 2025. Sebanyak 41 Purna Tugas UII mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan upaya fasilitasi UII. Tujuannya adalah meningkatkan kemandirian ekonomi serta kualitas hidup para purna tugas. Selain itu, program ini dirancang sebagai jembatan penghubung pengalaman pengabdian masa lalu. Hal ini membuka peluang produktif di masa purna tugas.

Mendulang Inspirasi di Ladang Subur

Panitia memilih destinasi kunjungan secara cermat. Lokasinya berada di dua usaha pertanian yang berkembang pesat di Kabupaten Sleman. Lokasi tersebut adalah Kebun Kelengkeng Telaga Nursery Prambanan dan Kebun Pepaya California di Ngaglik. Kegiatan ini secara fundamental berfokus pada pemberian wawasan mendalam. Selain itu, peserta mendapatkan inspirasi kewirausahaan di sektor perkebunan. Peserta melakukan kunjungan langsung ke unit usaha pertanian yang telah mapan. Harapannya, mereka memperoleh gambaran nyata dan komprehensif mengenai potensi besar usaha ini. Perkebunan dapat menjadi alternatif kegiatan produktif yang menjanjikan pasca purna tugas.

Rangkaian kunjungan edukatif ini diawali dengan sesi pertama di Kebun Kelengkeng Telaga Nursery. Kebun ini dimiliki dan dikelola oleh Bapak Isto Suwarno. Suasana terasa sejuk dan penuh keakraban. Peserta menerima paparan detail mengenai teknik pembudidayaan kelengkeng unggulan varietas Itoh Super. Materi yang disampaikan meliputi seluruh spektrum proses. Mulai dari penanaman bibit, manajemen perawatan intensif, hingga strategi pengendalian hama. Narasumber juga menjelaskan teknik panen yang optimal serta kiat strategi pemasaran yang efektif. Tujuannya agar hasil panen memiliki daya saing tinggi.

“Usaha ini bukan hanya soal menanam, tetapi bagaimana kita mampu membaca pasar dan terus berinovasi. Saya berharap Bapak dan Ibu purna tugas UII dapat melihat kegiatan ini bukan sekadar hobi, melainkan sebagai investasi masa depan. Di Yogyakarta sendiri, budidaya kelengkeng sangat potensial karena jumlah pelaku dan peserta pelatihannya masih relatif sedikit. Selama ini, sebagian besar peserta pelatihan kami justru berasal dari luar Yogyakarta. Oleh karena itu, saya merasa sangat senang apabila ada peserta dari Yogyakarta, dan akan saya dorong agar semakin bersemangat menanam serta mengembangkan budidaya kelengkeng di tanah Jogja,” ujar Bapak Isto Suwarno saat sesi diskusi.

Peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan diskusi interaktif secara langsung, menggali tantangan aktual dan peluang ekspansi dalam mengembangkan usaha kelengkeng di wilayah Yogyakarta.

Purna Tugas Mengamati Cara Berkebun di Lokasi MPP

Gambar 1. Foto Purna Tugas saat Kunjungan di Kebun Pepaya California

Inovasi Pertanian dari Petani Milenial

Selanjutnya, rombongan bertolak menuju Kebun Pepaya California yang berlokasi di Ngaglik, Sleman. Kebun ini dikelola oleh Bondan Satria Yudi. Ia merupakan representasi petani milenial Sleman yang dikenal inovatif. Peserta mendapatkan pemaparan yang menitikberatkan pada budidaya adaptif pepaya California. Selain itu, materi mencakup teknik pengelolaan lahan secara berkelanjutan. Bondan juga menerapkan berbagai inovasi aplikatif untuk meningkatkan produktivitas. Hal ini terbukti mampu menaikkan nilai jual hasil pertanian secara signifikan.

Metode pelaksanaan kegiatan disusun dalam format workshop dan diskusi interaktif. Kegiatan ini dipadukan dengan praktik langsung (hands-on experience) di lapangan. Perpaduan metode ini memastikan bahwa peserta memahami konsep secara teoritis. Mereka juga menguasai proses budidaya pepaya California secara komprehensif dan aplikatif. UII menegaskan bahwa institusi menaruh harapan besar melalui program ini. Para peserta diharapkan memperoleh inspirasi serta motivasi yang kuat. Selain itu, mereka mendapatkan bekal praktis untuk mengembangkan usaha mandiri di bidang perkebunan. Program ini merupakan komitmen UII dalam mendukung terciptanya kemandirian ekonomi. Peningkatan kualitas hidup yang bermartabat menjadi tujuan utama bagi para abdi terbaik UII.

Baca artikel terkait kami:

Ikut kami di media sosial :

Loading

Universitas Islam Indonesia (UII) melalui Direktorat Sumber Daya Manusia menyelenggarakan Workshop Penyusunan Angka Kredit Pranata Teknologi Informasi. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 4 November 2025. Pihak universitas memilih Gedung Kuliah Umum Prof. Sardjito sebagai lokasi utama pelaksanaan. Selain itu, sebanyak 45 Pranata Teknologi Informasi di lingkungan UII menghadiri acara tersebut dengan antusias.

Fokus Pengembangan Karier TI di Lingkungan Kampus

Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai peraturan jabatan fungsional. Pihak penyelenggara juga menjelaskan mekanisme penilaian angka kredit secara detail dan mendalam. Selain itu, kegiatan ini memberikan informasi terkait jenis kegiatan yang layak untuk diajukan. Panitia memaparkan tata cara serta alur pengajuan kenaikan jabatan fungsional bagi para staf. Tujuannya adalah memotivasi Pranata TI agar terus mengembangkan kompetensi mereka setiap saat. Selanjutnya, peningkatan jenjang jabatan fungsional menjadi fokus utama dalam seluruh rangkaian sesi ini.

Materi Strategis Workshop Pranata Teknologi Informasi UII

Kepala Badan Sistem Informasi UII, Mukhammad Andri Setiawan, hadir sebagai narasumber utama. Beliau menyampaikan materi mengenai kebijakan jabatan fungsional Pranata TI secara komprehensif kepada peserta. Selain itu, beliau memberikan strategi efektif dalam pengelolaan angka kredit bagi tenaga kependidikan. Peran strategis Pranata TI sangat penting dalam mendukung transformasi digital kampus saat ini. Oleh karena itu, narasumber mendorong interaksi aktif melalui sesi ceramah dan diskusi tanya jawab. Peserta kemudian mendalami berbagai permasalahan teknis yang sering muncul selama proses pengajuan karier.

Melalui paparan dan diskusi tersebut, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif dan jelas. Hal ini sangat mendukung pengembangan karier jabatan fungsional mereka di masa depan. Melalui pelaksanaan workshop ini, UII berharap staf TI menjadi lebih siap dan proaktif. Mereka kini mampu merencanakan jenjang karier dengan lebih matang serta terukur. Sekaligus, para peserta dapat berkontribusi secara optimal dalam mendukung tata kelola teknologi kampus. Maka, layanan informasi di lingkungan UII akan semakin berkembang dan berkualitas tinggi. Inisiatif ini menjadi bukti nyata komitmen UII dalam meningkatkan profesionalisme seluruh tenaga kependidikannya. Dengan demikian, setiap staf memiliki peluang besar untuk mencapai puncak karier mereka masing-masing.

 

Baca artikel terkait kami:

Ikut kami di media sosial :

Loading

Yogyakarta, 3 November 2025 – Direktorat Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan Pembekalan Bagi Purna Tugas dan Calon Purna Tugas Universitas Islam Indonesia. Kegiatan strategis ini dilaksanakan pada hari Senin, 3 November 2025, bertempat di Ruang Auditorium Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) UII. Pembekalan diikuti oleh 73 peserta, yang terdiri dari tenaga kependidikan yang memasuki masa purna tugas periode 2021-2025, serta pegawai yang akan memasuki purna tugas pada tahun 2026.

Fokus pada Transisi dan Kemandirian

Pembekalan ini memiliki tujuan fundamental, yaitu mempersiapkan peserta dalam menghadapi masa transisi menuju pensiun. Persiapan yang diberikan mencakup pemahaman yang komprehensif, pembentukan pola pikir positif dan proaktif, serta pembekalan pengetahuan dan keterampilan praktis. Dengan bekal ini, peserta diharapkan dapat menjaga produktivitas, kesehatan, dan kebahagiaan selama masa purna tugas.

Kegiatan menghadirkan dua narasumber kompeten: Dr. H. Nur Kholis, S.Ag., M.Sh.Ec., Dosen Fakultas Ilmu Agama Islam UII, dan Dra. Mursida Rambe, Ketua Pengurus KSPPS BMT Beringharjo.

Dalam sesi pemaparannya, Dr. Nur Kholis secara tegas menekankan pentingnya memasuki masa purna tugas secara produktif melalui pendekatan kewirausahaan.

“Masa purna tugas dapat diinterpretasikan sebagai fase baru yang tetap produktif berbasis kewirausahaan. Mindset wirausaha perlu dibangun dengan fokus pada penciptaan nilai, keberanian mengambil risiko yang terukur, serta inovasi berkelanjutan untuk mencapai kebebasan finansial dan sosial,” ujar Dr. Nur Kholis.

Inisiatif Mandiri Melalui Pembekalan Purna Tugas UII

Pembekalan Purna Tugas UII bersama dra. Mursida Rambe

Suasana kegiatan Pembekalan Purna Tugas UII di Ruang Auditorium FIAI dengan Pemateri Dra. Mursida Rambe

Gambar 2. Suasana kegiatan Pembekalan Purna Tugas UII di Ruang Auditorium FIAI dengan Pemateri Dra. Mursida Rambe

Sementara itu, Dra. Mursida Rambe di awal materinya beliau memaparkan peran strategis lembaga koperasi dan pentingnya inisiatif mandiri bagi para purna tugas. Beliau menjelaskan bahwa selama menjadi pengurus KSPPS Beringharjo, Ia berperan aktif dalam membangun, mendorong, mendidik, dan memberikan pendampingan untuk meningkatkan kesejahteraan Anggota.

Mengaitkan hal tersebut dengan semangat purna tugas, Dra. Mursida Rambe mengutip prinsip dasar perubahan:

“Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa-apa yang ada pada diri mereka sendiri. Prinsip ini sangat relevan bagi purna tugas, karena masa pensiun adalah momentum bagi kita untuk mengambil kendali penuh dan berinisiatif mengubah nasib menjadi lebih sejahtera dan bermakna,” jelas Dra. Mursida Rambe.

UII berharap melalui pembekalan ini, seluruh peserta mampu merumuskan dan memulai usaha atau aktivitas baru sesuai minat, potensi, dan sumber daya yang dimiliki. Munculnya motivasi yang kuat didorong oleh materi dan wawasan luar biasa yang telah disampaikan oleh dua narasumber yang sangat kompeten. Harapan utamanya adalah masa pensiun dapat dijalani secara lebih bermakna, mandiri, dan sejahtera.

 

Baca artikel terkait kami:

Ikut kami di media sosial :

Loading

Direktorat Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Jabatan Fungsional, Pangkat, dan Angka Kredit Pranata Teknologi Informasi pada Senin, 30 Juni 2025 bertempat di Ruang Teatrikal Lantai 1 Gedung Kuliah Umum Prof. Sardjito UII. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada tenaga kependidikan fungsional Pranata Teknologi Informasi terkait isi dan implementasi Peraturan Universitas Islam Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 mengenai Jabatan Fungsional, Pangkat, dan Angka Kredit Pranata Teknologi Informasi dan Peraturan Rektor Universitas Islam Indonesia Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Peraturan Universitas Islam Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 mengenai Jabatan Fungsional, Pangkat, dan Angka Kredit Pranata Teknologi Informasi.

Acara diawali dengan sambutan oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Pengembangan Karier diikuti pengantar oleh Direktur Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan sebelum memasuki sesi pemaparan inti. Materi disampaikan oleh Dr. Sri Kusumadewi, S.Si., M.T., yang menjelaskan regulasi tersebut secara rinci kepada peserta yang merupakan tenaga kependidikan di bidang Pranata Teknologi Informasi. Selain pemaparan materi, sesi tanya jawab juga menjadi momen penting bagi para peserta untuk berdiskusi secara interaktif mengenai berbagai kendala teknis dan administratif yang mungkin dihadapi saat proses pengajuan angka kredit di lapangan.

Melalui sosialisasi ini, peserta diharapkan dapat memahami secara komprehensif konsep, mekanisme penilaian angka kredit, ruang lingkup tugas, kewenangan, serta jenjang karier dalam jabatan fungsional Pranata Teknologi Informasi di lingkungan UII. Harapan tersebut diperkuat melalui penyampaian salah satu pesan pada sesi pembuka, bahwa jabatan Pranata Teknologi Informasi merupakan jabatan fungsional baru dengan tugas dan tanggung jawab profesional yang diakui secara penuh untuk mendukung pengembangan dan tata kelola teknologi informasi di UII.

Dengan adanya kegiatan ini, UII berharap tenaga kependidikan di bidang tersebut dapat lebih siap, terarah, dan memahami kerangka karier fungsional sebagai bagian dari pengembangan profesionalisme SDM universitas. Langkah ini menjadi bukti komitmen berkelanjutan UII dalam memperkuat ekosistem digital kampus melalui peningkatan kapasitas dan apresiasi yang jelas terhadap dedikasi para tenaga fungsional TI dalam menjalankan tugas profesionalnya.

 

Baca artikel terkait kami:

Ikut kami di media sosial : Youtube Instagram

Loading