Artikel dan informasi di bawah Divisi Adminsitrasi SDM

Direktorat Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan (DSDM/SK) Universitas Islam Indonesia (UII) bekerja sama dengan Badan Sistem Informasi (BSI) UII kembali menyelenggarakan rangkaian pelatihan BIT tingkat menengah bertajuk Workshop Intermediate Prompt Engineering untuk Tenaga Kependidikan, sebagai kelanjutan dari program BIT dasar. Kegiatan yang berfokus pada pengenalan kecerdasan buatan tingkat menengah ini berlangsung pada 25–26 Juni 2025 bagi tenaga kependidikan non-fungsional di Auditorium FTSP UII, serta 4 Juli 2025 bagi tenaga kependidikan fungsional yang dilaksanakan di Ruang Sidang Datar GKU Prof. Sardjito UII. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai teknik prompt engineering satu tingkat di atas level basic, sehingga lebih efektif dalam mengoptimalisasi AI dalam konteks pekerjaan kampus. Narasumber yang hadir ialah Fika Febrika, S.Kom., Enterprise Architect BSI UII untuk sesi non-fungsional, dan Ir. Irving Putra Paputungan, S.T., M.Sc., Ph.D. untuk sesi fungsional.

Sebagai lanjutan dari pelatihan BIT dasar, kegiatan ini menitikberatkan pada penguasaan teknik penyusunan prompt yang lebih efektif, pemahaman konsep mengapa prompt engineering diperlukan, serta kemampuan menyesuaikan layanan AI seperti ChatGPT sesuai kebutuhan pengguna. Peserta juga dibimbing untuk melakukan pemanfaatan AI yang lebih terarah, termasuk kemampuan tenaga kependidikan fungsional dalam mendukung aktivitas riset melalui prompt engineering. Melalui workshop ini, diharapkan peserta dapat memaksimalkan kecerdasan buatan untuk menunjang produktivitas, baik dalam tugas administratif maupun pengembangan akademik di lingkungan UII.

 

Baca artikel terkait kami:

Ikut kami di media sosial : Youtube Instagram

Loading

Direktorat Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Jabatan Fungsional, Pangkat, dan Angka Kredit Pranata Teknologi Informasi pada Senin, 30 Juni 2025 bertempat di Ruang Teatrikal Lantai 1 Gedung Kuliah Umum Prof. Sardjito UII. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada tenaga kependidikan fungsional Pranata Teknologi Informasi terkait isi dan implementasi Peraturan Universitas Islam Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 mengenai Jabatan Fungsional, Pangkat, dan Angka Kredit Pranata Teknologi Informasi dan Peraturan Rektor Universitas Islam Indonesia Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Peraturan Universitas Islam Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 mengenai Jabatan Fungsional, Pangkat, dan Angka Kredit Pranata Teknologi Informasi.

Acara diawali dengan sambutan oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Pengembangan Karier diikuti pengantar oleh Direktur Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan sebelum memasuki sesi pemaparan inti. Materi disampaikan oleh Dr. Sri Kusumadewi, S.Si., M.T., yang menjelaskan regulasi tersebut secara rinci kepada peserta yang merupakan tenaga kependidikan di bidang Pranata Teknologi Informasi. Selain pemaparan materi, sesi tanya jawab juga menjadi momen penting bagi para peserta untuk berdiskusi secara interaktif mengenai berbagai kendala teknis dan administratif yang mungkin dihadapi saat proses pengajuan angka kredit di lapangan.

Melalui sosialisasi ini, peserta diharapkan dapat memahami secara komprehensif konsep, mekanisme penilaian angka kredit, ruang lingkup tugas, kewenangan, serta jenjang karier dalam jabatan fungsional Pranata Teknologi Informasi di lingkungan UII. Harapan tersebut diperkuat melalui penyampaian salah satu pesan pada sesi pembuka, bahwa jabatan Pranata Teknologi Informasi merupakan jabatan fungsional baru dengan tugas dan tanggung jawab profesional yang diakui secara penuh untuk mendukung pengembangan dan tata kelola teknologi informasi di UII.

Dengan adanya kegiatan ini, UII berharap tenaga kependidikan di bidang tersebut dapat lebih siap, terarah, dan memahami kerangka karier fungsional sebagai bagian dari pengembangan profesionalisme SDM universitas. Langkah ini menjadi bukti komitmen berkelanjutan UII dalam memperkuat ekosistem digital kampus melalui peningkatan kapasitas dan apresiasi yang jelas terhadap dedikasi para tenaga fungsional TI dalam menjalankan tugas profesionalnya.

 

Baca artikel terkait kami:

Ikut kami di media sosial : Youtube Instagram

Loading

Direktorat Sumber Daya Manusia/Sekolah Kepemimpinan Universitas Islam Indonesia (UII) berkolaborasi dengan Badan Sistem Informasi (BSI) UII menyelenggarakan kegiatan Pelatihan BIT Tingkat Dasar – Pengenalan AI untuk Tenaga Kependidikan, yang berlangsung selama tiga hari pada 11, 18, dan 19 Maret 2025 bertempat di Auditorium Fakultas Hukum UII. Mengusung tema Belajar IT Basic, Pengenalan Artificial Intelligence, program ini ditujukan untuk memberikan pemahaman dasar terkait teknologi kecerdasan buatan kepada tenaga kependidikan UII. Kegiatan ini menghadirkan Fika Febrika, S.Kom., yang merupakan tenaga kependidikan dari BSI UII dengan jabatan Enterprise Architect, sebagai narasumber utama.

Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pengenalan teknologi AI, pemanfaatan berbagai aplikasi berbasis kecerdasan buatan, serta penerapannya dalam mendukung tugas administrasi maupun pekerjaan harian di lingkungan kampus. Diharapkan, tenaga kependidikan mampu menguasai dasar-dasar AI dan mengoptimalkannya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja. Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis bagi UII dalam memperkuat kompetensi digital tendik agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi yang terus berkembang pesat.

Ke depan, program pelatihan ini akan dilanjutkan dengan penyelenggaraan BIT Intermediate dan BIT Advance sebagai bagian dari roadmap peningkatan kompetensi digital tenaga kependidikan. Dengan adanya kesinambungan program, diharapkan para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan secara serius dan konsisten hingga akhir, sehingga mampu memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan secara maksimal untuk mendukung pekerjaan serta berkontribusi pada transformasi digital di lingkungan UII.

Google Gemini vs. Kompetitor: Memilih Alat Terbaik untuk Administrasi

Meskipun fokus utama pelatihan ini adalah pada Google Gemini, wawasan peserta diperluas dengan perbandingan kritis terhadap dua raksasa AI lainnya: ChatGPT dan Perplexity. Pemahaman ini penting agar para tenaga kependidikan (tendik) dapat memilih alat yang paling presisi sesuai kebutuhan tugas.

Contoh Penerapan Nyata: Dalam simulasi tugas administrasi, peserta diajak mempraktikkan skenario spesifik. Misalnya, menggunakan Perplexity untuk meriset tren pengelolaan arsip terbaru, kemudian menggunakan Google Gemini untuk langsung menuangkan hasil riset tersebut menjadi draf proposal kegiatan yang tersimpan otomatis di Google Drive, atau meminta Gemini meringkas notulensi rapat yang panjang menjadi poin-poin tindak lanjut (action items) yang ringkas.

Visi Pimpinan: Teknologi untuk Maslahat UII

Urgensi penguasaan teknologi ini selaras dengan pesan kunci dari pimpinan universitas. Rektor UII menekankan poin krusial bahwa para tendik harus mampu memanfaatkan dan memaksimalkan layanan serta fasilitas digital yang telah tersedia. Tujuannya jelas: untuk memudahkan kinerja sehari-hari, bukan menambah beban.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Sumber Daya Manusia (SDM/SK) juga menggarisbawahi pentingnya upgrading diri. Harapannya, para tendik tidak hanya sekadar bisa menggunakan alat, namun dapat mengembangkan kemampuan analisis dan teknisnya. Dengan demikian, pekerjaan per individu menjadi lebih ringan dan efisien, yang pada akhirnya akan memberikan maslahat yang lebih besar bagi UII secara keseluruhan.

Antusiasme Tinggi: Siap untuk Tahap Selanjutnya

Sesi workshop berjalan sangat dinamis. Peserta menunjukkan antusiasme yang luar biasa, tidak sekadar mendengarkan paparan materi. Hal ini terlihat jelas pada sesi pendampingan, di mana tim pendamping workshop menerima banyak pertanyaan kritis dan eksploratif dari para tendik.

Banyaknya pertanyaan teknis dan strategis yang muncul menjadi indikator kuat bahwa peserta workshop tidak hanya paham, tetapi juga siap untuk mengembangkan kemampuannya lebih lanjut. Semangat ini menjadi modal berharga bagi UII dalam melangkah menuju transformasi digital yang lebih matang di lingkungan administrasi kampus.

 

Baca artikel terkait kami:

Ikut kami di media sosial : Youtube Instagram

Loading