Kuala Lumpur (14 April 2026) – Universitas Islam Indonesia (UII) terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak pemimpin masa depan yang kompeten. Oleh karena itu, sebagai langkah konkret untuk mempersiapkan kepemimpinan di jenjang menengah, UII memberangkatkan delegasi Tenaga Kependidikan (Tendik) untuk melangsungkan agenda studi banding ke empat kampus bertaraf internasional di Malaysia pada pertengahan April 2026.

Selain itu, Pengalaman ini dinilai sangat berharga bagi jajaran pejabat manajerial UII. Dengan melihat langsung tata kelola kampus-kampus kelas dunia, para tendik diharapkan dapat mengadopsi praktik terbaik (best practices) guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan di UII.

Eksplorasi Tata Kelola Islami di IIUM dan USIM

Secara teknis, Gelombang pertama studi banding ini dilaksanakan pada 9–10 April 2026. Delegasi yang terdiri dari Tenaga Kependidikan setingkat Kepala Divisi (Kadiv), Kepala Badan, dan Kepala Bidang bertolak menuju International Islamic University Malaysia (IIUM) dan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM).

Presentasi Rektor IIUM pada Pejabat UII.

Gambar 1. Presentasi Rektor International Islamic University Malaysia pada Pejabat Universitas Islam Indonesia.

Dalam agenda tersebut, pihak tuan rumah menyambut delegasi UII dengan sesi presentasi komprehensif mengenai sistem manajemen kampus. Sebagai informasi, IIUM merupakan salah satu institusi pendidikan Islam terkemuka di dunia. Kampus ini secara konsisten menduduki peringkat Top 200 dalam QS Asia University Rankings dan diakui sebagai salah satu pelopor integrasi ilmu pengetahuan dan agama di level global.

Diskusi Pimpinan UII dan USIM.

Gambar 2. Diskusi Pimpinan Universitas Islam Indonesia dan Universiti Sains Islam Malaysia.

Selanjutnya, kunjungan bergeser ke USIM. Berbeda dengan IIUM, USIM menerapkan format kegiatan yang lebih interaktif melalui Focus Group Discussion (FGD) berdasarkan bidang tugas. Hal ini memungkinkan delegasi Kadiv UII untuk menggali informasi yang sangat teknis dan relevan dengan masing-masing unit. USIM sendiri mengukuhkan gelar kampus elit di Asia yang berada pada Top 450 versi QS Asia University Rankings.

Diskusi Dua Arah Bersama UniKL dan UiTM

Menyusul kesuksesan batch pertama, agenda berlanjut pada 13–14 April 2026. Kali ini, giliran Tenaga Kependidikan setingkat Kepala Urusan (Kaur) UII yang melaksanakan studi banding ke Universiti Kuala Lumpur (UniKL) dan Universiti Teknologi MARA (UiTM).

Diskusi Dua Arah Pejabat UII dan UniKL.

Gambar 3. Diskusi Pejabat Universitas Islam Indonesia dan Universiti Kuala Lumpur.

Terlebih lagi, UniKL memberikan sharing session dan diskusi dua arah secara terbuka yang melibatkan seluruh peserta. Melalui forum ini, para peserta bertukar gagasan secara dinamis mengenai efisiensi operasional dan administrasi perguruan tinggi.

Tentunya, Langkah UII untuk belajar dari kedua kampus ini sangatlah strategis. UiTM merupakan perguruan tinggi Malaysia yang menduduki peringkat Top 600 dunia pada QS World University Rankings (QS WUR) dan Top 100 di Asia. Sementara itu, UniKL memiliki reputasi yang sangat kuat dalam tata kelola institusi berbasis inovasi teknologi, dan kokoh bertengger di jajaran Top 300 QS Asia University Rankings.

Diskusi Dua Arah Pejabat UII dan UiTM.

Gambar 4. Diskusi Pejabat Universitas Islam Indonesia dan Universiti Teknologi MARA.

Melalui sinergi lintas negara ini, jajaran kepemimpinan menengah UII tidak hanya membawa pulang wawasan baru, tetapi juga memperkuat jejaring internasional. Harapannya, ilmu dari institusi berkaliber Asia dan dunia ini dapat mewujudkan tata kelola UII yang semakin profesional dan global.